Indonesia Juara Satu Beregu Paralayang Sea Games Thailand 2025 Konten ini telah tayang di Kompasiana.com dengan judul "Indonesia Juara Satu Beregu Paralayang Sea Games Thailand 2025", Klik untuk baca: https://www.kompasiana.com/michikomoningkey8849/693f9544ed641575f225f202/indonesia-juara-satu-beregu-paralayang-sea-games-thailand-2025 Kreator: Ltc Michiko Sandra Moningkey Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas. Tulis opini Anda seputar isu terkini di Kompasiana.com



 Indonesia Juara Satu Beregu Paralayang Sea Games Thailand 2025


Ada berita menggembirakan dari cabang olahraga dirgantara yakni dari cabang olahraga Paralayang. Bendera Merah Putih berkibar membanggakan saat Lagu Kebangsaan Indonesia Raya dikumandangkan pada Upacara Penghormatan Pemenang di Sea Games Ke-33 Thailand, Sabtu (13/12/2025). Berita menggembirakan ini diterima melalui pesan WA dari Asgaf Umar selaku Ketua Komite Paralayang FASI yang juga sehari-harinya menjabat sebagai Manager Team. Bahwa Indonesia menguasai podium juara satu beregu Paralayang. Seperti yang umum ketahui, FASI membawahi sembilan cabang olahraga dirgantara atau Pordirga. Organisasi ini didirikan untuk membina dan mengembangkan bakat dan minat kegiatan olahraga di Indonesia. FASI merupakan organisasi olahraga dirgantara nasional yang berafiliasi dengan TNI AU dan merupakan anggota FAI/ World Air Sports Federation dan KONI (Komite Olahraga Nasional Indonesia). Sembilan cabang olahraga yakni Aeromodelling, Terjen Payung, Terbang Layang, Gantolle (Layang Gantung), Paralayang, UAV (Pesawat Udara Nirawak), Balon Udara, Pesawat Swayasa, dan Microlight dan Paramotor. FASI terbeban untuk meningkatkan olahraga udara di Indonesia, turut serta pula dalam kompetisi nasional maupun internasional dan harus dapat memajukan pariwisata dirgantara


Paralayang adalah salah satu cabang olahraga di bawah naungan FASI (atau yang lebih dikenal dengan nama Federasi Aero Sport Indonesia), yang di Sea Games ke-33 di Thailand, mempertandingkan salah satu materinya adalah di kategori "Accuracy" atau Ketepatan Mendarat. Ketepatan Mendarat artinya, ada satu spot atau titik yang harus diinjak oleh kaki Atlet Paralayang saat mendarat. Dan dalam hal ini, setiap inchi sangat berharga. Inilah tingkat kesulitan yang tinggi dari cabang olahraga Paralayang. Dimulai sejak melayang di udara, atlet dituntut untuk dapat mengendalikan parasutnya agar dapat mengarah ke salah satu spot di bumi, sebagai tujuan pendaratan yang tepat. Apabila salah mengendalikan payung, dan salah memperkirakan arah angin serta cuaca maka keberhasilan jauh dari harapan. Ini merupakan kesimpulan yang diperoleh Penulis saat bercakap-cakap dengan salah satu Peterjun pada beberapa waktu lalu. Ketepatan mendarat Paralayang digambarkan dengan mendarat di titik sasaran yang sangat khusus, biasanya di lingkaran di tanah, dimana semakin dekat ke pusat lingkaran (titik nol), semakin tinggi nilainya, diukur dengan jarak sentimeter atau poin digital, dengan kaki menjadi kunci pengereman dan menjaga keseimbangan saat menyentuh tanah (touch down). Menurut Penulis, ketrampilan ini memungkinkan Anda untuk menjadi pasukan infiltrasi!





Program
Terpopuler
Terbaru
Headline
Topik Pilihan
Komunitas
Event
Video
K-Rewards
LAGI RAME!
Kompasianer, Mari Berdonasi untuk Saudara Kita di Sumatra
Akses Kian Tertata, Wisata Jati Ombo Parung Panjang Jadi Pilihan Keluarga
Ribetnya Aktivasi Coretax
Menikmati Petualangan yang Berbeda di Purwakarta
Menikmati Arsitektur Modern Stasiun Manggarai
Bayang-Bayang Indonesia Tanpa Listrik


Ltc Michiko Sandra Moningkey
Komando Pembinaan Doktrin Pendidikan Latihan Angkatan Udara
I love reading, swimming, writing, shooting. About me, I am a Soldier. Wanita Angkatan Udara. Seorang tentara juga seorang ibu. Saya tertarik dengan bagaimana ibu berjuang demi prinsip akan nilai patriotisme dan ekonomi mapan bagi keluarganya. Demi masa depan anak dan suami.

SELANJUTNYA
FOLLOW
OLAHRAGA
Indonesia Juara Satu Beregu Paralayang Sea Games Thailand 2025
15 Desember 2025   15:14 Diperbarui: 15 Desember 2025   15:14 188 0 0
+
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
 Lihat foto

Tim atlet Paralayang bersama Ketua Komite Paralayang Asgaf Umar dan Pelatih Yustira Ramadhani Juara Beregu (Sumber Ersy Firman Foto Ersy Firman)





Indonesia Juara Satu Beregu Paralayang Sea Games Thailand 2025


Ada berita menggembirakan dari cabang olahraga dirgantara yakni dari cabang olahraga Paralayang. Bendera Merah Putih berkibar membanggakan saat Lagu Kebangsaan Indonesia Raya dikumandangkan pada Upacara Penghormatan Pemenang di Sea Games Ke-33 Thailand, Sabtu (13/12/2025). Berita menggembirakan ini diterima melalui pesan WA dari Asgaf Umar selaku Ketua Komite Paralayang FASI yang juga sehari-harinya menjabat sebagai Manager Team. Bahwa Indonesia menguasai podium juara satu beregu Paralayang. Seperti yang umum ketahui, FASI membawahi sembilan cabang olahraga dirgantara atau Pordirga. Organisasi ini didirikan untuk membina dan mengembangkan bakat dan minat kegiatan olahraga di Indonesia. FASI merupakan organisasi olahraga dirgantara nasional yang berafiliasi dengan TNI AU dan merupakan anggota FAI/ World Air Sports Federation dan KONI (Komite Olahraga Nasional Indonesia). Sembilan cabang olahraga yakni Aeromodelling, Terjen Payung, Terbang Layang, Gantolle (Layang Gantung), Paralayang, UAV (Pesawat Udara Nirawak), Balon Udara, Pesawat Swayasa, dan Microlight dan Paramotor. FASI terbeban untuk meningkatkan olahraga udara di Indonesia, turut serta pula dalam kompetisi nasional maupun internasional dan harus dapat memajukan pariwisata dirgantara.



Indonesia Juara Beregu Cabang Olahraga Paralayang "Accuracy" di Sea Games ke-33 Thailand 2025 (Sumber Ersy Firman Foto Ersy Firman)

Paralayang adalah salah satu cabang olahraga di bawah naungan FASI (atau yang lebih dikenal dengan nama Federasi Aero Sport Indonesia), yang di Sea Games ke-33 di Thailand, mempertandingkan salah satu materinya adalah di kategori "Accuracy" atau Ketepatan Mendarat. Ketepatan Mendarat artinya, ada satu spot atau titik yang harus diinjak oleh kaki Atlet Paralayang saat mendarat. Dan dalam hal ini, setiap inchi sangat berharga. Inilah tingkat kesulitan yang tinggi dari cabang olahraga Paralayang. Dimulai sejak melayang di udara, atlet dituntut untuk dapat mengendalikan parasutnya agar dapat mengarah ke salah satu spot di bumi, sebagai tujuan pendaratan yang tepat. Apabila salah mengendalikan payung, dan salah memperkirakan arah angin serta cuaca maka keberhasilan jauh dari harapan. Ini merupakan kesimpulan yang diperoleh Penulis saat bercakap-cakap dengan salah satu Peterjun pada beberapa waktu lalu. Ketepatan mendarat Paralayang digambarkan dengan mendarat di titik sasaran yang sangat khusus, biasanya di lingkaran di tanah, dimana semakin dekat ke pusat lingkaran (titik nol), semakin tinggi nilainya, diukur dengan jarak sentimeter atau poin digital, dengan kaki menjadi kunci pengereman dan menjaga keseimbangan saat menyentuh tanah (touch down). Menurut Penulis, ketrampilan ini memungkinkan Anda untuk menjadi pasukan infiltrasi!





Susana Dwi Cahyanti saat menerima Medali Emas pada Sea Games ke-33 Thailand (Sumber Ersy Firman Foto Ersy Firman)
Adapun perolehan nilai pada cabang olahraga Paralayang di Sea Games ke-33 di Thailand 2025, adalah sebagai berikut, Juara Satu Perorangan Putra oleh Atlet Jafro Megawanto; Juara Dua Perorangan Putra oleh Atlet Alvin Pratama; Juara Satu Perorangan Putri oleh Susana Dwi Cahyanti. Sehingga dengan demikian, Indonesia menjadi Juara Satu Beregu, mengalahkan Malaysia di posisi kedua, dan mengalahkan regu tuan rumah Thailand di posisi ketiga. Berita ini tentunya sangat membanggakan khususnya bagi Asisten Teritorial Kepala Staf Angkatan Udara (Aster Kasau), Marsda TNI Dr. Palito Sitorus, S.IP., M.M., selaku Ketua Harian PB FASI (Federasi Aero Sport Indonesia).

"Segenap Atlet dan Official Paralayang mengucapkan terima kasih kepada Pengurus Besar Fasi atas supportnya dalam memberangkatkan Tim Paralayang menuju Sea Games Thailand. Semoga hasil kali ini dapat di pertahankan dan terus dintingkatkan di masa-masa mendatang. Wassalam," ujar Asgaf Umar mewakili Komite Paralayang FASI, dikutip dari pesan WA nya. Sedangkan menurut, Sekretaris Komite Paralayang, Elzar Sukendro, saat dihubungi Penulis melalui pesan singkatnya, dikatakannya berharap bahwa hal ini merupakan langkah awal bagi cabang olahraga Aero Sport diperlombakan secara PENUH nantinya di Sea Games tahun 2027 di Negeri Jiran Malaysia. Kita dukung dan doakan cabang-cabang olahraga kedirgantaraan akan berjaya di masa depan. Semoga!



Konten ini telah tayang di Kompasiana.com dengan judul "Indonesia Juara Satu Beregu Paralayang Sea Games Thailand 2025", Klik untuk baca:
https://www.kompasiana.com/michikomoningkey8849/693f9544ed641575f225f202/indonesia-juara-satu-beregu-paralayang-sea-games-thailand-2025

Kreator: Ltc Michiko Sandra Moningkey



Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Tulis opini Anda seputar isu terkini di Kompasiana.com



Program
Terpopuler
Terbaru
Headline
Topik Pilihan
Komunitas
Event
Video
K-Rewards
LAGI RAME!
Kompasianer, Mari Berdonasi untuk Saudara Kita di Sumatra
Akses Kian Tertata, Wisata Jati Ombo Parung Panjang Jadi Pilihan Keluarga
Ribetnya Aktivasi Coretax
Menikmati Petualangan yang Berbeda di Purwakarta
Menikmati Arsitektur Modern Stasiun Manggarai
Bayang-Bayang Indonesia Tanpa Listrik


Ltc Michiko Sandra Moningkey
Komando Pembinaan Doktrin Pendidikan Latihan Angkatan Udara
I love reading, swimming, writing, shooting. About me, I am a Soldier. Wanita Angkatan Udara. Seorang tentara juga seorang ibu. Saya tertarik dengan bagaimana ibu berjuang demi prinsip akan nilai patriotisme dan ekonomi mapan bagi keluarganya. Demi masa depan anak dan suami.

SELANJUTNYA
FOLLOW
OLAHRAGA
Indonesia Juara Satu Beregu Paralayang Sea Games Thailand 2025
15 Desember 2025   15:14 Diperbarui: 15 Desember 2025   15:14 188 0 0
+
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
 Lihat foto

Tim atlet Paralayang bersama Ketua Komite Paralayang Asgaf Umar dan Pelatih Yustira Ramadhani Juara Beregu (Sumber Ersy Firman Foto Ersy Firman)





Indonesia Juara Satu Beregu Paralayang Sea Games Thailand 2025


Ada berita menggembirakan dari cabang olahraga dirgantara yakni dari cabang olahraga Paralayang. Bendera Merah Putih berkibar membanggakan saat Lagu Kebangsaan Indonesia Raya dikumandangkan pada Upacara Penghormatan Pemenang di Sea Games Ke-33 Thailand, Sabtu (13/12/2025). Berita menggembirakan ini diterima melalui pesan WA dari Asgaf Umar selaku Ketua Komite Paralayang FASI yang juga sehari-harinya menjabat sebagai Manager Team. Bahwa Indonesia menguasai podium juara satu beregu Paralayang. Seperti yang umum ketahui, FASI membawahi sembilan cabang olahraga dirgantara atau Pordirga. Organisasi ini didirikan untuk membina dan mengembangkan bakat dan minat kegiatan olahraga di Indonesia. FASI merupakan organisasi olahraga dirgantara nasional yang berafiliasi dengan TNI AU dan merupakan anggota FAI/ World Air Sports Federation dan KONI (Komite Olahraga Nasional Indonesia). Sembilan cabang olahraga yakni Aeromodelling, Terjen Payung, Terbang Layang, Gantolle (Layang Gantung), Paralayang, UAV (Pesawat Udara Nirawak), Balon Udara, Pesawat Swayasa, dan Microlight dan Paramotor. FASI terbeban untuk meningkatkan olahraga udara di Indonesia, turut serta pula dalam kompetisi nasional maupun internasional dan harus dapat memajukan pariwisata dirgantara.



Indonesia Juara Beregu Cabang Olahraga Paralayang "Accuracy" di Sea Games ke-33 Thailand 2025 (Sumber Ersy Firman Foto Ersy Firman)

Paralayang adalah salah satu cabang olahraga di bawah naungan FASI (atau yang lebih dikenal dengan nama Federasi Aero Sport Indonesia), yang di Sea Games ke-33 di Thailand, mempertandingkan salah satu materinya adalah di kategori "Accuracy" atau Ketepatan Mendarat. Ketepatan Mendarat artinya, ada satu spot atau titik yang harus diinjak oleh kaki Atlet Paralayang saat mendarat. Dan dalam hal ini, setiap inchi sangat berharga. Inilah tingkat kesulitan yang tinggi dari cabang olahraga Paralayang. Dimulai sejak melayang di udara, atlet dituntut untuk dapat mengendalikan parasutnya agar dapat mengarah ke salah satu spot di bumi, sebagai tujuan pendaratan yang tepat. Apabila salah mengendalikan payung, dan salah memperkirakan arah angin serta cuaca maka keberhasilan jauh dari harapan. Ini merupakan kesimpulan yang diperoleh Penulis saat bercakap-cakap dengan salah satu Peterjun pada beberapa waktu lalu. Ketepatan mendarat Paralayang digambarkan dengan mendarat di titik sasaran yang sangat khusus, biasanya di lingkaran di tanah, dimana semakin dekat ke pusat lingkaran (titik nol), semakin tinggi nilainya, diukur dengan jarak sentimeter atau poin digital, dengan kaki menjadi kunci pengereman dan menjaga keseimbangan saat menyentuh tanah (touch down). Menurut Penulis, ketrampilan ini memungkinkan Anda untuk menjadi pasukan infiltrasi!





Susana Dwi Cahyanti saat menerima Medali Emas pada Sea Games ke-33 Thailand (Sumber Ersy Firman Foto Ersy Firman)
Adapun perolehan nilai pada cabang olahraga Paralayang di Sea Games ke-33 di Thailand 2025, adalah sebagai berikut, Juara Satu Perorangan Putra oleh Atlet Jafro Megawanto; Juara Dua Perorangan Putra oleh Atlet Alvin Pratama; Juara Satu Perorangan Putri oleh Susana Dwi Cahyanti. Sehingga dengan demikian, Indonesia menjadi Juara Satu Beregu, mengalahkan Malaysia di posisi kedua, dan mengalahkan regu tuan rumah Thailand di posisi ketiga. Berita ini tentunya sangat membanggakan khususnya bagi Asisten Teritorial Kepala Staf Angkatan Udara (Aster Kasau), Marsda TNI Dr. Palito Sitorus, S.IP., M.M., selaku Ketua Harian PB FASI (Federasi Aero Sport Indonesia).

"Segenap Atlet dan Official Paralayang mengucapkan terima kasih kepada Pengurus Besar Fasi atas supportnya dalam memberangkatkan Tim Paralayang menuju Sea Games Thailand. Semoga hasil kali ini dapat di pertahankan dan terus dintingkatkan di masa-masa mendatang. Wassalam," ujar Asgaf Umar mewakili Komite Paralayang FASI, dikutip dari pesan WA nya. Sedangkan menurut, Sekretaris Komite Paralayang, Elzar Sukendro, saat dihubungi Penulis melalui pesan singkatnya, dikatakannya berharap bahwa hal ini merupakan langkah awal bagi cabang olahraga Aero Sport diperlombakan secara PENUH nantinya di Sea Games tahun 2027 di Negeri Jiran Malaysia. Kita dukung dan doakan cabang-cabang olahraga kedirgantaraan akan berjaya di masa depan. Semoga!


Adapun perolehan nilai pada cabang olahraga Paralayang di Sea Games ke-33 di Thailand 2025, adalah sebagai berikut, Juara Satu Perorangan Putra oleh Atlet Jafro Megawanto; Juara Dua Perorangan Putra oleh Atlet Alvin Pratama; Juara Satu Perorangan Putri oleh Susana Dwi Cahyanti. Sehingga dengan demikian, Indonesia menjadi Juara Satu Beregu, mengalahkan Malaysia di posisi kedua, dan mengalahkan regu tuan rumah Thailand di posisi ketiga. Berita ini tentunya sangat membanggakan khususnya bagi Asisten Teritorial Kepala Staf Angkatan Udara (Aster Kasau), Marsda TNI Dr. Palito Sitorus, S.IP., M.M., selaku Ketua Harian PB FASI (Federasi Aero Sport Indonesia).

"Segenap Atlet dan Official Paralayang mengucapkan terima kasih kepada Pengurus Besar Fasi atas supportnya dalam memberangkatkan Tim Paralayang menuju Sea Games Thailand. Semoga hasil kali ini dapat di pertahankan dan terus dintingkatkan di masa-masa mendatang. Wassalam," ujar Asgaf Umar mewakili Komite Paralayang FASI, dikutip dari pesan WA nya. Sedangkan menurut, Sekretaris Komite Paralayang, Elzar Sukendro, saat dihubungi Penulis melalui pesan singkatnya, dikatakannya berharap bahwa hal ini merupakan langkah awal bagi cabang olahraga Aero Sport diperlombakan secara PENUH nantinya di Sea Games tahun 2027 di Negeri Jiran Malaysia. Kita dukung dan doakan cabang-cabang olahraga kedirgantaraan akan berjaya di masa depan. Semoga!




https://www.kompasiana.com/michikomoningkey8849/693f9544ed641575f225f202/indonesia-juara-satu-beregu-paralayang-sea-games-thailand-2025


Komentar

Postingan populer dari blog ini

9 Arena Paralayang dengan Panorama Terindah di Dunia!

Paralayang Malang: Daya Tarik, Lokasi, dan Harga Tiket

Paralayang Gantole Cililin: Gak Perlu Ke Puncak Bogor, Wisata Paralayang Bisa Kamu Cobain di Bandung!